
Hidup di dunia ini hanya satu kali, aku tak boleh gagal dan sia-sia tanpa guna
Tugasku adalah menyempurnakan niat dan ikhtiar,
Aku harus selalu sadar sepenuhnya bahwa yang terbaik bagiku menurutku
belum tentu yang terbaik menurut Allah. Bahkan sangat mungkin aku
terkecoh oleh keinginan dan harapanku sendiri
Pengetahuanku tentang diriku atau tentang apapun amat terbatas
Sedangkan pengetahuan Allah menyelimuti segalanya, Dia tahu awal, akhir
dan segala-galanya.
Sekali lagi betapapun aku sangat menginginkan sesuatu, tetap hatiku
harus kupersiapkan untuk menghadapi kenyataan yang tak sesuai dengan
harapanku. Karena mungkin itulah yang terbaik bagiku
Bila sesuatu terjadi, ya inilah kenyataan dan episode hidup yang harus kujalani .
Aku harus menikmatinya, dan aku tak boleh larut dalam kekecewaan
berlama-lama, kecewa, dongkol, sakit hati tak akan merubah apapun selain
menyengsarakan diriku sendiri, dongkol begini, tak dongkol juga tetap
begini
Hatiku harus realistis menerima kenyataan yang ada, namun tubuh serta
pikiranku harus tetap bekerja keras mengatasi dan menyelesaikan masalah
ini
Bila nasi telah menjadi bubur, maka aku harus mencari ayam, cakueh,
kacang polong, kecap, sledri, bawang goreng dan sambal agar bubur ayam
spesial tetap dapat kunikmati.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar